Home Perspektif Ahok Diusir Dimana-mana Itu Wajar, Ini “Dosa-dosa” Ahok Selama di Jakarta

Ahok Diusir Dimana-mana Itu Wajar, Ini “Dosa-dosa” Ahok Selama di Jakarta

5752
0
SHARE
Selama memegang tampuk pemerintahan, banyak yang hal yang dilakukan Ahok justru menuai kecaman masyarakat dan umat Islam.
Selama memegang tampuk pemerintahan, banyak yang hal yang dilakukan Ahok justru menuai kecaman masyarakat dan umat Islam.

Ahok Diusir Dimana-mana Itu Wajar, Ini “Dosa-dosa” Ahok Selama di Jakarta

Berikut ini kronologi dan catatan “dosa-dosa” selama Ahok berada di kursi pemerintahan DKI Jakarta, hingga sekarang dia diusir di banyak tempat dan didemo dari seluruh penjuru Indonesia.

  1. AHOK DILANTIK JADI GUBERNUR

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Presiden Jokowi mengambil sumpah dan janji Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara Jakarta, Rabu (19/11/14).

  1. AHOK MEMILIKI SIFAT TEMPERAMENTAL ALIAS PEMARAH

Berikut ini catatan kemarahan-kemarahan Ahok kepada rakyatnya selama di DKI Jakarta. Sebagai seorang gubernur, banyak pihak yang menyayangkan sikap seperti ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah kepada lima orang guru honorer. Para guru ini mengadukan soal tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak meluluskan mereka.(13/2/14).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memarahi sambil meneriaki “maling!” kepada Yusri, ibu muda dari Koja, Jakarta Utara, yang menanyakan soal Kartu Jakarta Pintar (KJP). Saat itu Yusri mengadu ke Ahok lantaran dipotong 10 persen ?saat mencairkan dana KJP milik anaknya.

Ahok juga melontarlkan kata-kata kotor seperti “taik”, “nenek lu”, dll saat dia diwawancarai Kompas TV lewat presenter Aiman Witjaksono dalam program Kompas Petang pada 17 Maret 2015.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menunjukkan kemarahannya, saat pelantikan sebanyak 513 pejabat eselon II, III, IV, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2016).

  1. AHOK DIJULUKI SEBAGAI GUBERNUR TUKANG GUSUR

Berikut 13 penggusuran yang dilakukan Ahok sejak dilantik 19 November 2014:

  1. Kolong Tol Prof Sedyatmo, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara
  2. Kampung Pulo, Jakarta Timur
  3. Bidaracina, Jakarta Timur
  4. Bukit Duri, Jakarta Selatan, Tahap pertama
  5. Pinangsia, Jakarta Barat
  6. Kemayoran, Jakarta Pusat
  7. Waduk Pluit, Jakarta Utara
  8. Menteng Dalam, Jakarta Selatan
  9. Kali Krukut, Jakarta Pusat
  10. Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan
  11. Pasar Ikan, Jakarta Utara
  12. Kalijodo, Jakarta Utara
  13. Kawasan Luar Batang, Jakarta Utara

  1. AHOK DIANGGAP KURANG BERSAHABAT TERHADAP ISLAM

Berikut ini “dosa-dosa” Ahok terhadap umat Islam:

  1. Ahok menghancurkan Masjid Baitul Arif di Jatinegara, Jakarta Timur.
  2. Ahok menghancurkan masjid bersejarah Amir Hamzah di Taman Isail Marzuki (TIM).
  3. Tidak puas dengan menghancurkan masjid-masjid, Ahok mengganti para pejabat Muslim dengan pejabat-pejabat kafir seperti Lurah Susan, lurah Grace, dan sebagainya.
  4. Tak hanya itu, kepala sekolah Muslim di DKI juga banyak yang diganti dengan alasan lelang jabatan. Hasilnya, banyak kepala sekolah Kristen sekarang.
  5. Menghapus simbol-simbol Islam. Melalui kadisdik DKI yang kafir, Lasro Masbrun, dia mengeluarkan aturan mengganti busana Muslim di sekolah-sekolah DKI setiap jum’at dengan baju betawi, padahal sebenarnya baju betawi bisa di hari lain, seperti aturan di sekolah-sekolah Bandung, yaitu hari Rabu untuk baju daerah (Sunda), sedangkan Jum’at tetap dengan busana Muslim.
  6. Setelah sukses menghancurkan masjid dan menghilangkan simbol-simbol Islam di DKI Jakarta, Ahok juga membatasi kegiatan syiar Islam seperti malam takbiran dengan alasan macet. Padahal perayaan tahun baru yang dipimpin AHOK JAUH LEBIH PARAH macetnya dengan menutup jalan-jalan protokol jakarta.
  7. Ahok juga mendukung legalisasi pelacuran yaitu lokalisasi prostitusi, dan menyebut yang menolaknya adalah munafik, termasuk Muhammadiyah. Akhirnya Muhammadiyah resmi melaporkan Ahok ke polisi dengan pasal penghinaan.
  8. Ketika umat Islam mati-matian memprotes Miss World, Ahok justru mendukung total bahkan bangga jika Jakarta jadi tuan rumah final kontes umbar aurat itu.
  9. Tak kalah parahnya adalah Ahok mendukung wacana penghapusan Kolom Agama di KTP.
  10. Ahok juga mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan : BOLEH MINUM BIR, asal jangan mabok. Tak cuma mendukung Miss World, Ahok juga mendukung penuh konser maksiat Lady Gaga.
  11. Ahok dengan berani melecehkan ayat suci. Dia bilang, ayat suci wajib tunduk pada ayat konstitusi.
  12. Pada lebaran yang lalu, situasi yang adem tiba-tiba menjadi panas kembali dengan wacana Ahok untuk menghapuskan cuti bersama saat lebaran. Apa dia tidak izinkan umat Islam berlebaran dan silaturahmi…? Kenapa pula tidak dicontohkan melalui pencabutan cuti bersama natal/tahun baru…? Mengapa hanya dan harus lebaran yang dibidik ?
  13. Ahok juga menentang habis manifesto Partai Gerinda tentang pemurnian agama dari aliran sesat.
  14. Ada yang bilang, tidak apa-apa pemimpin kafir asal tak korupsi. Nah, ternyata Ahok patut diduga terlibat korupsi pengadaan bus Transjakarta sebesar 1,6 Triliun. Sumber Waras, dll . Koruptor-koruptor BLBI juga kebanyakan “sejenis” dengan Ahok, yaitu konglomerat-konglomerat dari warga/golongan “keturunan” kafir dibelakang Ahok yang jelas memusuhi umat Islam dari dulu.
  15. AHOK LARANG TABLIGH AKBAR, lagi-lagi dengan alasan bikin macet. Padahal perayaan tahun baru yang Ahok buat lebih parah bikin macet dengan menutup sejumlah jalan protokol.
  16. Terkait sex bebas, Ahok dengan lantang sebut bahwa Melacur lebih baik daripada Selingkuh.
  17. Ahok menganjurkan Sex bebas bahkan di usia remaja, dengan syarat pakai kondom.
  18. Ahok menghina Nabi umat Islam terkait prostitusi dgn sebut prostitusi tak bisa dihilangkan, dgn mencontohkan zaman Nabi umat Islam pun ada masih prostitusi.
  19. Ahok larang TAKBIRAN Keliling Jakarta dn alasan kemacetan, sementara TAHUN BARU dibuatkan panggung khusus di jalan utama ibukota.
  20. Ahok larang kegiatan zikir di Monas padahal kegiatan Paskah diijinkan.
  21. Ahok menistakan Al Qur’an Surat Al Ma’idah ayat 51.

  1. UMAT ISLAM MARAH KARENA AHOK DIANGGAP MENISTAKAN AL QUR’AN

Sebagaimana yang bisa kita saksikan dalam banyak video, pada saat Ahok berada di Pulau Seribu. Ahok melontarkan kalimat-kaliamat yang dianggap menghina dan merendahkan kitab suci dan para ulama’.

Beberapa pihak telah melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian. Akan tetapi karena Ahok tak kunjung ditangkap hingga akhirnya umat Islam berdemo.

Tgl 24 Oktober 2016 terjadi aksi demo cukup besar. Massa berkumpul di Istiqlal, usai Jumatan mereka long march ke Bareskrim Polri dan Balai Kota).

Antara tgl 24 Oktober 2016 s/d 04 November terjadi demo di berbagai wilayah Indonesia. Semua menuntut agar Ahok segera diadili.

Tgl 4 November akan diadakan demo yang lebih besar di Jakarta, massa juga berdatangan dari berbagai wilayah menuju ibukota Jakarta.

(mib)

Kata terkait: dosa-dosa Ahok, Ahok penista Al Qur’an, demo anti Ahok