Home Kajian FATWA BEBERAPA ULAMA’ TERKAIT AKSI BELA QUR’AN TANGGAL 4/11 BESOK

FATWA BEBERAPA ULAMA’ TERKAIT AKSI BELA QUR’AN TANGGAL 4/11 BESOK

358
0
SHARE

FATWA BEBERAPA ULAMA’ TERKAIT AKSI BELA QUR’AN TANGGAL 4/11 BESOK

MUSLIMTODAY.NET. Salah seorang da’i dari Makassar, Ust. Harman Tajang Lc, MHI yang merupakan alumni Sudan menanyakan pandangan beberapa ulama’ terkait Aksi Bela Qur’an besok.

Da’i Makassar yang juga merupakan anggota Ikatan Ulama’ Muslimin Dunia (Rabithah Ulama’il Muslimin) ini menanyakan kepada para ulama’ ini melalui oesan WA (Whatsapp).

Berikut ini pertanyaan beliau:

“Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh. Hayyakumullahu syaikh yang kami cintai. Kami mohon penjelasan syaikh tentang perkara penting yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia secara umum dan yang beragama Islam khususnya. Yaitu mengenai Gubernur DKI Jakarta yang beberapa waktu lalu mengolok-olok Al Quran dan menuduh para ulama’ membodoh-bodohi masyarakat di negeri kami ini. Dia ini beragama Nasrani (Kristen). Sedangkan pernyataannya itu membuat marah dan murka kaum muslimin di sini.

Pada tanggal 4 November mendatang akan dilakukan aksi demonstrasi damai dalam rangka menuntut agar ia diadili berdasarkan hukum. dan undang-undang yang berlaku disini membolehkan hal itu, demonstrasi akan dilaksanakan secara damai, beradab, tidak ada anarkisme, bagaimana  nasehat dan bimbingan anda?  Apakah boleh bagi kami turut serta atau berpartisipasi dalam aksi demonstrasi ini.. Jazakumullah khairan.”

Berikut ini kami sampaikan jawaban masing-masing ulama’ tersebut:

  1. Syaikh Musa Al-‘Amiriy Al Baidhani yang berasal dari Yaman.

“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Wajib bagi kalian untuk ikut terlibat.”

  1. Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim yang berasal dari Sudan.

“Ya, boleh, bahkan bisa jadi malah wajib.”

  1. Syaikh Dr. Muhammad Al-‘Arifi, ulama’ yang tidak asing lagi namanya dari Saudi Arabia.

“Wa’alaikumussalam. Saya mohonkan kepada Allah agar Dia menjaga kalian semuanya dan memberikan petunjuk kepada kebaikan, serta petunjuk untuk bisa menolong agama-Nya, kitab-Nya, dan sunnah Nabi-Nya”.

  1. Syaikh Ihsan ‘Ayisy Al-‘Utaibi yang berasal dari Yordania.

“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh, tentu saja boleh, bahkan wajib”.

  1. Syaikh Dr. Nashir Al-Hunainiy yang berasal dari Saudi Arabia.

“Justru itu adalah kewajiban bagi yang mampu”.

  1. Syaikh Abdullah Al-Atsary (Penulis kitab Al-Wajiiz Fii Manhaji Salaf Ashabil Hadiits).

“Semoga Allah memuliakanmu wahai saudaraku Ustadz Harman Tajang. Ya. Wajib bagi kalian untuk berpartisipasi dalam aksi demonstrasi tersebut jika umat Islam telah berkumpul untu aksi itu sebagai pembelaan terhadap Agama Allah yang suci ini. Semoga Allah menjadikan anda sebagai  orang yang bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin atas segala hal yang Allah ridhai”.

  1. Syaikh Abdul Muhsin Zainul Al Muthairy dari Kuwait.

“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Hayyakumullah Syaikh Harman (maksud beliau adalah Ust. Harman Tajang). Demonstrasi tidak ada nashnya ssecara khusus, ini adalah wasilah, maka hukumnya berlaku sebagaimana hukum tujuannya. Maka jika yang menjadi tujuan akhir adalah sesuatu yang syar’i (sebagaimana yang disebutkan dalam pertanyaan), dan maslahatnya lebih besar dari mafsadatnya, serta diizinkan oleh pemerintah, maka tidak mengapa (boleh).”

  1. Syaikh Fawwaz Junaid

“Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh. Berpartisipasi dalam aksi damai / demonstrasi tersebut, jika hal itu merupakan bentuk pembelaan terhadap Islam dan Al Qur’an, maka ini merupakan salah satu kewajiban di antara kewajiban-kewajiban yang ada. Asalkan tetap dihindari terjadinya chaos dan pengrusakan. Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq-Nya agar kita bisa menjalankan hal-hal yang dicintai dan diridhai-Nya”.

Demikian beberapa fatwa para ulama’ yang tergabung dalam Rabitha Ulama’il Muslimin (Ikatan Ulama’ Muslimin Dunia) terkait Aksi Bela Qur’an yang akan dilaksanakan Jum’at beok (04/11).

Semoga ini bisa menambah semangat dan keyakinan kaum muslimin untuk berpartisipasi dalam aksi damai tersebut.

(mib)

Kata terkait: fatwa ulama’ demo, aksi bela qur’an, aksi bela Islam, aksi 4 november