Home Kajian Rohingya dan Aleppo: Umat Islam Dianjurkan Qunut Nazilah 5 Waktu

Rohingya dan Aleppo: Umat Islam Dianjurkan Qunut Nazilah 5 Waktu

526
0
SHARE

Rohingya dan Aleppo: Umat Islam Dianjurkan Qunut Nazilah 5 Waktu

MuslimToday.Net, Jakarta. Sampai sekarang masih ada oknum pemuka dan penganut Budha di Rohingya yang terus melakukan pembantaian terhadap umat Islam. Hal ini betul-betul menjadi persoalan yang menyita perhatian umat Islam di berbagai belahan dunia. Terutama di Asia Tenggara.

Belum selesai persoalan Rohingya, kini umat Islam dikejutkan lagi dengan kejadian Aleppo. Rezim Syiah Isma’iliyah yang komunis di bawah pimpinan Basyar al-Asad terus melakukan pembantaian terhadap rakyatnya sendiri.

Ribuan orang tak berdaya telah menjadi korban di kedua negeri tersebut. Pria dewasa, kaum perempuan, anak-anak bahkan orang tua; semuanya tak luput dari aksi kekejaman itu. Namun sangat disayangkan, kebanyakan negara dunia hanya diam seribu bahasa menyaksikan kaum muslimin terbantai di sana. Maka dari itu kita disyari’atkan melakukan qunut nazilah.

Terkait qunut nazilah ini kaum muslimin meyakini bahwa doa adalah senjata terkuat seorang muslim. Juga bahwa Allah Azza wa Jalla satu-satunya yang akan mendengarkan dan mengabulkan doa-doa kita Qunut nazilah juga bentuk implementasi ukhuwah Islamiyah. Seorang mukmin itu adalah satu tubuh dengan mukmin lainnya.

Apa Hikmah Disyariatkannya Qunut Nazilah?

Qunut Nazilah adalah pembacaan doa yang dilakukan umat Islam untuk menolak kezhaliman pihak-pihak yang memusuhinya. Qunut nazilah adalah doa kepada Allah agar menghindarkan kaum muslimin dari berbagai fitnah dan musibah serta untuk kemenangan kaum muslimin atas musuh-musuhnya.

Banyak dalil yang menunjukkan bahwa qunut nazilah adalah sesuatu yang disyariatkan. Hal inmi bisa kita lihat dalam sirah nabawiyah atau sejarah kehidupan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Antara lain ketika sahabat Nabi yang diutus untuk mengajarkan Islam dan Al Qur’an dikhianati dan dibantai oleh kaum kafir. Peristiwa ini dikenal sebagai Ba’tsul Raji’ (10 sahabat) dan Bi’ru Ma’unah (70 sahabat).

Hal ini terekam dalam hadits berikut:

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan qunut (Nazilah) selama satu bulan setelah ruku’ mendoakan kebinasaan untuk beberapa perkampungan dari bangsa Arab” (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu).

Hadits yang lainnya, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melakukan qunut (nazilah) satu bulan berturut-turut dalam shalat Zhuhur, Asar, Maghrib, Isya dan Shubuh, tatkala selesai membaca sami’allahu liman hamidah pada rakaat terakhir. Beliau mendoakan kebinasaan perkampungan Bani Sulaim, kabilah Ri’l, Dzakwan dan ‘Ushaiyyah. Para sahabat yang bermakmum di belakang beliau mengaminkan.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma).

Berikut Ini ini Muslimtoday.net sampaikan tata cara qunut nazilah agar bisa dipraktekkan di masjid-masjid:

  1. Qunut Nazilah dilakukakan pada seluruh shalat fardhu.
  2. Mayoritas ulama tidak menganjurkan Qunut Nazilah pada saat shalat Jumat dan mencukupkan dengan doa khatib pada saat berkhotbah.
  3. Qunut Nazilah dilaksanakan pada saat I’tidal (setelah bangkit dari ruku’) di rakaat terakhir.
  4. Doa Qunut Nazilah dibaca oleh imam secara jahar baik pada shalat jahriyah maupun sirriyah dan diaminkan oleh para makmum.
  5. Disyariatkan mengangkat tangan pada saat Qunut Nazilah.
  6. Qunut Nazilah dilakukan pada saat kaum muslimin ditimpa musibah besar dari musuh-musuhnya dan disyariatkan hingga berakhirnya musibah tersebut.
  7. Tidak ada bacaan khusus untuk doa Qunut Nazilah namun disesuaikan dengan keadaan dan musibah yang menimpa kaum muslimin.

Di antara Contoh Doa Qunut:

أ- اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَلاَ نَكْفُرُكَ، وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَخْلَعُ مَنْ يَفْجُرُكَ، اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ، ولَكَ نُصَلِّيْ وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنحْفِدُ، نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ، إنَّ عَذَابَكَ الجِدَّ بالكُفَّارِ مُلْحِقٌ. اللهمَّ انْصُرْ إخوانَنَا الْمُسْتَضْعَفِيْنَ فِي بُوْرْمَا وَسُوْرِيَا اللّهُمَّ انْصُرْ إخْوانَنَا الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ رُوْهِينْغِيَا وَحَلَب اللّهُمَّ انْصُرْهُمْ نَصْراً مُؤَزَّرَاً اللّهُمَّ وَحِّدْ كَلِمَتَهُمْ وَسَدِّدْ رَمْيَهُمْ وَأَنْزِلْ فِي قُلُوْبِهِم السَكِينةَ، اللّهُمَّ كُنْ لَهُمْ وليّاً ونَصِيْراً، اللّهُمَّ إِنَّهُمْ مَظْلُومُوْنَ فَانْتَصِرْ لَهُمْ، إِنَّهُمْ فُقَرَاءُ فَأَغْنِهِمْ. اللّهُمَّ ارْحَمْ مَوْتَاهُمْ وَاشْفِ جَرْحَاهُمْ وَمَرْضَاهُمْ وَتَقَبَّلْ شُهَدَاءَهُمْ. اللهمَّ أَيِّدْهُمْ بِتَأْيِيْدِكَ وَاحْفَظْهُمْ بِحِفْظِكَ يَا قَوِيُّ يَا عَزِيزُ.

Ya Allah kami memohon pertolongan kepada-Mu, beristighfar pada-Mu dan tidak kufur pada-Mu, kami beriman pada-Mu dan berlepas dari orang yang bermaksiat kepada-Mu. Ya Allah hanya pada-Mu lah kami beribadah, shalat dan sujud, kepada Engkau kami beramal dan berusaha, kami mengharap rahmat-Mu dan takut akan adzab-Mu. Sesungguhnya adzab-Mu pasti sampai pada orang kafir. Ya Allah tolonglah saudara kami yang terzhalimi di Burma dan Suriah, Ya Allah tolonglah saudara kami mujahidin di Rohingya dan Aleppo. Ya Allah tolonglah mereka dengan pertolongan yang kuat, satukanlah kalimat mereka, tepatkanlah tembakan mereka, turunkanlah kepada mereka sakinah. Jadilah Engkau penolong dan pelindung mereka. Ya Allah mereka terzhalimi maka belalah mereka. Mereka faqir berilah mereka kecukupan. Rahmatilah orang yang meninggal di antara mereka. Sembuhkanlah yang luka dan sakit di antara mereka. Terimalah yang mati syahid di antara mereka. Ya Allah dukunglah mereka dengan dukungan-Mu. Jagalah mereka dengan penjagaan-Mu, Wahai Dzat Yang Mahakuat Mahaperkasa.

ب- اللَّهُمَّ مُنْزِلَ الْكِتَابِ، وَمُجْرِيَ السَّحَابِ، وَهَازِمَ الأَحْزَابِ اهْزِمْ قَتَلَةَ إِخْوَانِنَا فِي بُوْرْمَا وَسُوْرِيَا وَمَنْ عَاوَنَهُمْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ. اللّهُمَّ إنَّهُمْ قَدْ بَغَوْا وَسعَوْا فِي الأرْضِ فَسَاداً. اللّهُمَّ فَرِّقْ جَمْعَهُمْ وَشَتِّتْ شَمْلَهُمْ وَأنْزِلْ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ. وَاجْعَلْ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيْدًا، وَيَا مُنْتَقِمُ مِنَ الْمُجْرِمِينَ اِنْتَقِمْ مِنْهُمْ وَأَنْزِلْ عَلَيْهِمْ بَأْسَكَ الَّذِي لاَيُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينْ

Ya Allah Dzat yang menurunkan kitab, menjalankan awan, Yang mengalahkan pasukan sekutu, kalahkan para pembantai saudara-saudara kami di Burma dan Suriah dan siapa saja yang menolongnya, wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah porak-porandakan kumpulan mereka cerai-beraikan mereka, campakkan di hati mereka rasa takut. Ya Allah jadikanlah perselisihan yang sengit antar mereka, wahai Dzat Yang Maha membalas, balaslah kaum durjana, dan turunkan atas mereka siksa-Mu yang tidak bisa dielakkan oleh kaum yang zhalim.

ج- اللّهُمَّ أَنْجِ إِخْوَانَنَا الْمُسْتَضْعَفِيْنَ فِيْ رُوْهِينغِيَا وَحَلَب. اللّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ سَبِيْلِكَ . اللّهُمَّ عَلَيْكَ بِأَعْدَائِكَ وَأَعْدائهم، اللّهُمَّ أَهْلِكْهُمْ يَا قَوِيُّ يَا عَزِيْزُ.

Ya Allah selamatkan saudara-saudara kami yang lemah di Rohingya, dan Aleppo. Ya Allah tolonglah para mujahidin yang berjihad di jalan-Mu. Ya Allah kalahkanlah dan binasakan musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh mereka wahai Zat Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

Ketiga contoh doa ini bisa dipilih salah satunya atau digabungkan dan juga bisa berdoa dengan lafal lain yang semakna dengannya.

Sumber: Wahdah.or.id