Home Perspektif Ust. Salim A Fillah Sindir Pimpinan Bangsa yang Tidak Mau Menemui Rakyatnya

Ust. Salim A Fillah Sindir Pimpinan Bangsa yang Tidak Mau Menemui Rakyatnya

366
0
SHARE

Ust. Salim A Fillah Sindir Pimpinan Bangsa yang Tidak Mau Menemui Rakyatnya

Ust. Salim A Fillah, da’i kondang asal Yogyakarta ikut datang ke Jakarta bergabung dalam Aksi Damai 4/11 menuntut ditegakkannya keadilan atas Ahok.

Ustadz muda yang dikenal banyak menulis buku-buku best seller ini kemudian menuliskan bebarapa bait puisi untuk menggambarkan kondisi umat Islam di Indonesia sat ini.

Da’i asal Masjid Jogokariyan Yogyakarta ini juga menyindir pimpinan bangsa yang tidak bersedia menemui rakyatnya.

Sepertinya yang beliau maksudkan dengan rakyat di sini adalah para peserta Aksi Damai 4/11 yang datang ke Istana Negara bersama para ulama’.

Berikut ini puisi beliau yang beredar melalui broadcast WA:

HANYA AKU BUIHNYA
@salimafillah

Dulu aku mengira telah wujud benar nubu’at Nabi mulia tentang ummatnya..

Bahwa mereka besar jumlahnya namun hanya buih yang tiada artinya..

Menjadi santapan yang diperebutkan aneka bangsa dan kuasa di meja perjamuan durjana..

Tapi hari ini aku sadar bahwa aku keliru sealpa-alpanya..

Sebab yang buih rupanya hanya aku saja..

Hari ini melihat mereka berhimpun dalam barisan..
Melantangkan suara hati nuraninya akan cinta pada Rabb dan kalamNya..

Aku melihat mereka adalah gelombang raksasa..
Yang hanya bergulung dan berdebur semata-mata sebab pengisaran angin oleh Penguasa Alam Semesta..

Tak ada makhluq yang dapat membeli insan sebanyak ini dengan harta berapapun juga..

Tak ada makhluq yang dapat menggerakkan hati sebanyak ini dengan sedu syahdu apapun juga..

Tak ada makhluq yang dapat menjaga keteraturan barisan sebanyak ini dengan kuasa aba-aba sedahsyat apapun juga..

Ya benar, mereka gelombang pasang..

Dan hanya aku buihnya..
Buih yang terus berkubang dalam durhaka padaNya..

Tapi izinkan si buih ini berkata..

Pada engkau yang menutup pintu dan menyelinap pergi..
Hanya diperlukan satu kecipak kecil lagi untuk menjadikan lautan ummat ini tsunami mahadaya..

Sebab ada tertulis dalam senarai penshahihan Al Albani yang teliti..

“Seorang pemimpin yang menutup pintunya pada orang-orang yang memiliki hajat padanya, maka Allah pun menutup pintu langit dari segala hajat dirinya.”

(Jakarta, 4 November 2016)

[Muslim Today]