Home News MIUMI Sulsel: Demontrasi Damai Tidak Termasuk Pembangkangan

MIUMI Sulsel: Demontrasi Damai Tidak Termasuk Pembangkangan

473
0

MIUMI Sulsel: Demontrasi Damai Tidak Termasuk Pembangkangan

Muslimtoday.net-Makassar– Aksi unjuk rasa yang disampaikan secara damai hukumnya boleh. Demikian dikatakan pengurus Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Sulawesi Selatan (MIUMI Sulsel), Ustadz Muhammad Yusran Anshar pada kajian Malam Rabu, di Masjid Anas bin Malik Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Selasa (01/11). “Demontsrasi itu ada dua, silmiyah (damai), ini boleh, dan ‘unf (anarkis), para ulama sepakat bahwa demo yang anarkis tidak boleh”, jelasnya.

Ketua STIBA Makassar ini juga menjawab beberapa syubhat yang dilontarkan oleh mereka yang mengharamkan demonstrasi secara mutlak. Seperti anggapan bahwa demonstrasi merupakan khuruj (pemberontakan) terhadap ulil amri atau pemerintah.  “Tidak ada khuruj/ pembangkangan, karena  pemerintah membolehkannya,  bahkan Presiden, Kepolisian, dan Undang –Undang serta peraturan Pemerintah membolehkan sebagai  bentuk penyaluran aspirasi,” lanjutnya.

Ustadz Yusran menambahkan bahwa ulama negeri setempat juga merupakan Ulil Amri yang harus ditaati, berdasarkan surah An-Nisa ayat 83. “Justru tanggal 4 November nanti merupakan aksi damai membela Fatwa MUI”, imbuh Ketua Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah ini.

Advertisement Jetpack

Sebagaimana diketahui bahwa tanggal 4 November mendatang akan ada Aksi Damai menuntut pengadilan Basuki Tjahaja Purnama yang telah menista Al-Qur’an dan Ulama. Aksi ini dipelopori oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI). Sebelumnya MUI telah mengeluarkan pernyataan dan Fatwa bahwa pernyataan A Hok tentang surah al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu merupakan penistaan terhadap Al-Qur’an dan Ulama. (mtn/Am).

Kata terkait: demo ahok, aksi bela Islam, aksi bela quran, aksi 4 nov

Leave a Reply